Selasa, 01 Oktober 2013

Kritikan Jorge Lorenzo

Pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, juga mengeluarkan kritikan terhadap Marc Marquez menyusul kecelakaan yang dialami Dani Pedrosa di MotoGP Aragon, Minggu 29 September 2013. Lorenzo menegaskan gaya membalap Marquez mengundang banyak risiko.

Marquez menuai banyak kritikan usai memenangi balapan di Aragon. Pembalap rookie 20 tahun itu menjadi penyebab kecelakaan yang dialami rekan setimnya di Repsol Honda, Dani Pedrosa, saat balapan di Aragon memasuki lap 6.

Ketika itu, Marquez menyenggol bagian belakang motor Pedrosa di tikungan 12 ketika gagal mengerem tepat waktu. Akibat senggolan tersebut, kabel sensor kontrol cengkeraman ban belakang motor Pedrosa rusak. Alhasil, pembalap 28 tahun itu terlempar ke udara ketika berusaha untuk menarik gas.

Ini bukan kali pertama gaya membalap Marquez menciptakan kontroversi. Pada balapan di Jerez, 5 Mei 2013 lalu, Marquez menyenggol Lorenzo saat perebutan posisi 2.

"Marquez sangat agresif dan selalu mengambil risiko. Dia mengalami kecelakaan 10 kali. Dia bukan hanya mengambil risiko untuk dirinya sendiri, tapi juga membahayakan kita semua ketika berusaha menyalip," ujar Lorenzo kepada Motorcyclenews.

"Saya tidak melihat insiden kecelakaan Pedrosa, tapi saya pernah mengatakan hal yang sama usai kejadian di Jerez. Saya juga sangat agresif ketika tampil di 250cc dan saat musim pertama di MotoGP. Tapi, dengan cara marquez membalap, semuanya bisa terjadi," sambungnya.

Kasus kecelakaan Pedrosa saat ini sedang diinvestigasi pihak MotoGP. Direktur Balap MotoGP akan meminta keterangan dari Marquez dan Pedrosa di sela-sela balapan MotoGP Malaysia, 11-13 Oktober 2013.